Press Release No. 078.PR/STH.01.05/IV/2026
Jakarta, 22 April 2026 – PT PLN (Persero) terus tancap gas memperkuat keandalan ekosistem kendaraan listrik seiring meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik, termasuk di DKI Jakarta. Komitmen ini diwujudkan melalui penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center ke-4 di Jakarta yang berlokasi di Sakura Garden City, Jakarta Timur.
Diketahui, SPKLU Center merupakan pusat pengisian daya kendaraan listrik berskala besar yang memiliki sedikitnya 10 konektor charger. Seperti yang tersedia di Sakura Garden City, PLN menghadirkan total 6 unit charger yang terdiri dari 3 unit ultra fast charging berkapasitas 120 kW, 2 unit ultra fast charging berkapasitas 200 kW, serta 1 unit medium charging berkapasitas 22 kW, dengan total 10 konektor tipe CCS2 dan AC.
Langkah strategis PLN mempercepat infrastruktur hijau ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN dalam membangun ekosistem transportasi masa depan di Jakarta.
“Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas udara. Kehadiran SPKLU Center ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam mempercepat transisi energi bersih di Jakarta,” ujar Syaripudin.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa penguatan infrastruktur SPKLU merupakan langkah strategis untuk memberikan kenyamanan dan kepastian bagi pengguna kendaraan listrik yang terus bertambah. Hal ini sejalan dengan mandat Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong elektrifikasi nasional dan mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
“PLN terus bergerak dalam menjawab tantangan zaman. Kami tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga mendukung green lifestyle. Sesuai arahan Presiden untuk mengakselerasi elektrifikasi di berbagai sektor, PLN hadir memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pengguna EV. Peningkatan infrastruktur ini adalah simbol kesiapan kita dalam menyambut era transportasi hijau yang kian diminati masyarakat,” tegas Darmawan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa SPKLU Center ke-4 di Jakarta ini merupakan salah satu fasilitas pengisian kendaraan listrik terlengkap di Jakarta.
“Pertumbuhan infrastruktur EV ini sejalan dengan lonjakan transaksi SPKLU di Jakarta yang mencapai 803.235 transaksi pada 2025 dan 430.593 transaksi pada triwulan I 2026, meningkat lebih dari 5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat dan PLN siap mengimbanginya dengan infrastruktur yang semakin luas,” tambah Andy.
Kehadiran SPKLU Center ini melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya telah beroperasi di Bulungan, Menteng, serta Rest Area Cibubur KM 10,6. Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan total 718 unit charger SPKLU yang tersebar di 405 lokasi di Jakarta dan sekitarnya.
Guna memudahkan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU, melakukan transaksi, hingga mengakses berbagai layanan kelistrikan secara terintegrasi.
“Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis penggunaan kendaraan listrik di Jakarta akan terus meningkat secara berkelanjutan,” tutup Andy.
Narahubung
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059
Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.

