JAKARTA, 2 Desember 2025 – PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (PLN Pusertif) secara resmi meluncurkan Program PLN KREASI (Konversi Ramah Lingkungan, Edukasi, Aksi, dan Inovasi) yang merupakan inisiatif pembelajaran terpadu untuk menggabungkan aspek konversi energi, peningkatan kompetensi, serta aksi nyata di bidang energi bersih sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi sekaligus percepatan transisi energi bersih.
Peresmian program ini dilaksanakan bersama Pendidikan Vokasi SMK Ristek Jaya sebagai penerima manfaat utama dan melibatkan berbagai pihak, antara lain Kementerian/Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah, pihak kelurahan, siswa, masyarakat sekitar, serta praktisi konversi motor listrik.
Program PLN KREASI menjadi bagian dari upaya PLN dalam membangun ekosistem EV (electric vehicle) berbasis pendidikan, sekaligus mendorong dekarbonisasi melalui peningkatan kompetensi generasi muda di bidang konversi motor listrik.
General Manager PLN Pusertif, Tri Hardimasyar, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mengintegrasikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri energi masa depan.
“PLN KREASI hadir untuk membekali siswa dengan kompetensi nyata di bidang kelistrikan, khususnya konversi motor listrik. Ini adalah bagian dari kontribusi PLN dalam membangun ekosistem EV dan mendukung dekarbonisasi nasional,” ujar Tri.
Sebelumnya, PLN Pusertif telah melaksanakan survei pada 11 November 2025 untuk menilai kesiapan sarana dan prasarana sekolah, termasuk laboratorium dan fasilitas praktik. Hasil survei tersebut menjadi dasar dalam implementasi program agar selaras dengan standar industri.
Dalam pelaksanaannya, PLN KREASI tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung, literasi energi, serta pemahaman terhadap teknologi energi bersih. Siswa dibekali keterampilan teknis yang aplikatif, termasuk proses konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik.
Adapun capaian dari program ini meliputi:
Terkonversinya 2 unit motor BBM menjadi motor listrik
Terlatihnya 3 orang guru teknik
Terlatihnya total 186 siswa SMK dari kelas 1, 2, dan 3
Selain peningkatan kompetensi siswa, program ini juga memperkuat kapasitas guru dan kurikulum pendidikan agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri energi bersih.
PLN Pusertif juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis, memastikan kualitas pembelajaran, serta mendorong pengembangan laboratorium berbasis energi terbarukan di sekolah.
Melalui sinergi antara PLN dan lembaga pendidikan, PLN KREASI diharapkan mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan serta kemampuan berinovasi di bidang energi.
Ke depan, PLN Pusertif akan terus mengembangkan program ini secara berkelanjutan guna memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.
Dengan hadirnya PLN KREASI, PLN menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi pelaku utama dalam transformasi energi menuju masa depan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

